Site Loader
Rock Street, San Francisco

BAB I PENDAHULUAN   1.1 Latar Belakang  Salah satu tujuan yang tepat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki di Indonesiaadalah ketika kita mampu menggunakan hasil olahan sumber daya alam tersebutsebaik mungkin untuk menjadi salah satu dari banyak cara meningkatkanperekonomian bangsa ini. Termasuk dengan hal-hal pemanfaatan sumber daya alamdalam konteks industi kimia di Indonesia, perlu untuk diketahui bahwasanyaIndonesia masih terlibat banyak impor dengan Negara-negara lain untuk memenuhibeberapa kebutihan industrinya, seperti kebutuhan Katalis hydrocracking dalam pembuatan solar diesel atau yang dikenal jugasebagai middle distilat, selain itu juga pada industri keramik, cat, keramik,karet dan plastik (Tan, 1995).   Hal ini menunjukan bahwa memang kita belum mampumemanfaatkan sumber daya alam yang kita miliki sebaik mungkin, padahal sepertiyang kita ketahui bersama, daerah Bangka Belitung adalah salah satu daerah diIndonesia yang banyak memiliki persediaan bahan alam kaolin yang sekiranyamampu mengatasi permasalah impor negeri ini dengan jumlah yang sangat besarjika di lihat pada Portal Nasional Republik Indonesia Kepulauan BangkaBelitung, jumlah bahan alam kaolin ini mencapai 224 juta ton pada tahun 2007. Mengingatkatalis hydrocracking itu sendiriterbuat dari beberapa komponen yaitu zeolit-Y sebagai fasa aktif asam, AluminaSilika Amorf (ASA) yang dapat diperoleh dengan bahan baku kaolin yangmengandung banyak SiO3 dan Al2O3, selain itubahan lainnya yaitu larutan logam untuk penyedia fasa aktif logam.  Dalam hal penelitian ini memakai Zeolit-HY dan larutanlogam yang digunakan yaitu berupa logam Ni-Mo.

Dari  sekian banyak logam yang digunakan secarakomersial dalam penyulingan minyak mentah adalah berupa logam mulia Pt, Pd dan jugagabungan logam bukan mulia dari golongan VIA (Mo, W) dan VIIIA (Co, Ni) dalambentuk sulfida (Bouchy et al., 2009). Pemilihan larutan logam ini ditinjau darikendala biaya, teknis, operasi kondisi, sifat senyawa nya dan juga targetproduk (B?hringer et al., 2009). Pada penelitian ini digunakan gabungan sulfidalogam Ni/Co-Mo/W karena meskipun jika dibandingkan dengan logam mulia gabungansulfide logam ini kurang aktif tetapi terdapat kelebihannya yaitu lebih murahdan juga didalam umpan seringkali ditemukan racun katalis yang dapat menggangguproses, gabungan sulfide logam ini memiliki daya tahan tinggi.  Dalam preparasi katalis hydrocracking,untuk mendukung kinerja dari katalis hydrocrackingsecara maksimal harus mengetahui jumlah larutan logam pembentuk fasa aktiflogam ini, melalui ketersediaan luas permukaan permukaan pori dan kuantitasdari larutan logam yang dimasukkan pada penyangga ASA yang memiliki luaspermukaan spesifik >200 m2/g. Selain itu, untuk mendukungnyaketercapaian produk katalis hydrocrackingdengan luas permukaan (???) m2 /g juga harus mengetahui kondisioperasi yang sesuai.

Best services for writing your paper according to Trustpilot

Premium Partner
From $18.00 per page
4,8 / 5
4,80
Writers Experience
4,80
Delivery
4,90
Support
4,70
Price
Recommended Service
From $13.90 per page
4,6 / 5
4,70
Writers Experience
4,70
Delivery
4,60
Support
4,60
Price
From $20.00 per page
4,5 / 5
4,80
Writers Experience
4,50
Delivery
4,40
Support
4,10
Price
* All Partners were chosen among 50+ writing services by our Customer Satisfaction Team

Sehingga, penelitian preparasi katalis hydrocrackingmenggunakan penyangga ASA fasa Zeolit-HY dan logam Ni-Mo penting untukdilakukan.    1.2  Rumusan Masalah Penelitiandihadapkan pada rumusanmasalah sebagai berikut :a)      Bagaimana merancang kondisi proses untukmenghasilkan produk katalis hydrocracking?b)      Bagaimana menetukan kuantitas logamyang dibebankan terhadap penyangga pembentuk fasa aktif logam yang dapatmendukung kinerja katalis hydrocrackingsecara maksimal ? 1.3  Tujuan Penelitian Berdasarkanhasil rumusan permasalahan di atas, penelitianini dilaksanakandengantujuansebagai berikut : a)      Mendapatkan kondisi proses larutanimpregnan dengan rentang pH 8,6 <  pH< 9,8b)      Mendapatkan katalis hydrocracking dengankuantitas logam Ni-Mo yang memadai. 1.4 Ruang Lingkup Penelitian Penelitianini dilakukan dalam bataslingkup sebagai berikut : a)      Menggunakanpenyangga dengan komponen utama alumina silika amorf.b)      Pembebanaan kedalam penyangga katalisdengan cara impregnasi dan pencampuran fisikc)      Menentukan jumlah logam yangdibebankan pada penyangga dengan Batasan 10-20% total logam oksida.

d)     Pengeringan produk katalis hydrocracking dilakukan pada suhu 110 selama 8 jam.e)      Kalsinasi produk katalis hydrocracking dilakukan pada suhu 550 selama 2 jam.f)       Pangujian produk katalis hydrocracking dengan menggunakan alatXRD, surface area and pore size analyzer,dan SEM.   

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Eric!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out